Powered By Blogger

Rabu, 08 Mei 2013

Dan Opa Fergie pun Menangis

MANCHESTER – Perpisahan dengan Manchester United menguras emosi Sir Alex Ferguson. Gaffer 71 tahun itu meneteskan air mata saat mengucapkan kalimat perpisahan pada staf Manchester United pagi ini, waktu setempat.

Ferguson tiba di pusat latihan klub Carrington pada pukul 06.50 Rabu pagi tadi dan melakukan beberapa perbincangan melalui telepon di tengah-tengah isu pensiun dirinya.

Ketika semua pemain utama telah berkumpul untuk berlatih, Ferguson mengadakan meeting selama 8 menit kepada pemain dan staf membicarakan keputusannya untuk pensiun.

Sumber mengatakan para pemain terdiam dan terkejut mendengar hal itu ketika mereka selesai meeting. Ferguson adalah orang terakhir yang keluar ruangan dan terlihat memberikan semangat pada asisten pelatih,Mike Phelan.

Pada pukul 09.20 Manchester United mengeluarkan pernyataan resmi pensiunnya Ferguson di situsnya, kemudian Sir Alex pergi ke ruang makan Carrington dan menyambut semua staf mulai dari gadis penuang teh sampai semua pelatih. Kemudian semua tahu apa yang terjadi.

Saat pidato terakhirnya itu antara menit kedelapan atau kesepuluh Ferguson tercekik dan meneteskan air matanya ketika dia mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka semua selama bertahun-tahun dan dia juga berbicara keindahan dukungan dalam “United Family”.

Ferguson semakin emosional ketika dia menyadari beberapa staf mungkin akan kehilangan pekerjaannya akibat pensiunnya dirinya.

Setelah selesai berbicara,Ferguson mendapat standing ovation dari seisi ruangan dan dia keluar dengan penuh emosional mengingat dia melakukan karier yang luar biasa di Manchester United yang dibesutnya sejak November 1986.

Rabu, 01 Mei 2013


Lewandoski: Pepe Memohon Agar Saya Berhenti Cetak Gol

DORTMUND - Striker Borussia Dortmund, Robert Lewandowski menceritakan kejadian yang cukup menarik dalam laga kontra Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions. Dia mengatakan bahwa Pepe memohon kepadanya untuk berhenti mencetak gol.

Seperti diketahui, Dortmund berhasil memenangkan laga tersebut dengan skor 4-1. Hebatnya, keempat gol dari Die Borussien semuanya dicetak oleh Lewandowski seorang diri pada laga yang berlangsung di Signal Iduna Park.

Ternyata, Pepe sempat memohon pada Lewandowski untuk tidak mencetak gol kembali ke gawang timnya. "Saat tendangan sudut terakhir, Pepe mendekati saya dan bilang ‘Kamu sudah mencetak empat gol, tidakkah kamu pikir itu cukup?’,” ungkap Lewandowksi seperti dilansir Goal.

"Setiap gol terasa berbeda. Gol pertama berawal dari umpan hebat Mario Goetze setelah saya lepas dari hadangan Pepe. Gol kedua, saya yakin tak offside dan saya secepatnya tendang bola.”

“Gol ketiga otomatis milik saya. Saya menghentikan tembakan Mats Hummel membalik dan menembaknya ke sudut gawang Madrid. Keempat dari penalti, tak ada komentar," pungkasnya.

Kedua tim sendiri akan kembali bersua pada leg kedua yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (1/5/2013) dini hari WIB. Lewandowski pun meminta timnya untuk bermain dengan sama agar kubu El Real tak mampu membalikkan keadaan.

"Kami harus tampil dengan gaya sama. Ini agar menunjukkan kalau kami tidak kebetulan mengalahkan Madrid. Madrid tim fantastis dan bakal memaksa kami bertahan. Kami harus mencetak gol di Spanyol nanti,” tandasnya.

Akhirnya Ivanovic Maafkan Suarez

LONDON – Insiden gigitan Luiz Suarez terhadap Branislav Ivanovic telah mencapai babak baru yang bisa dibilang happy ending. Ivanovic yang sebelumnya menolak permintaan maaf Suarez, akhirnya mau memaafkan.

Sesaat setelah laga, Suarez memang telah meminta maaf melalui akun twitternya, tapi belum ada reaksi dari bek Chelsea tersebut. Ivanovic mengaku sempat terkejut saat Insiden itu terjadi lantaran perilaku semacam itu tidak lazim dilakukan oleh pesepakbola profesional.

Akibat ulahnya ini, pesepakbola asal Uruguay ini pun telah menerima akibatnya. PSSI-nya Inggris, FA telah menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain selama 10 laga.

“Ketika dia (Suarez) melakukan itu, saya terkejut, bahkan sangat sangat terkejut,” ujar Ivanovic, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (1/5/2013).

“Tapi seusai laga, keadaan sudah kondusif. Bahkan saya hampir lupa dengan apa yang saya alami saat pertandingan,” imbuhnya.

Menurut pengakuan Ivanovic, Permintaan maaf selanjutnya memang tidak diucapkan Suarez secara langsung pada Ivanovic, melainkan hanya melalui telepon.

“Kami berbicara di telepon dan saya menerima permintaan maafnya. Dalam percakapan tersebut, saya tidak menyerangnya untuk apa yang dia lakukan, tetapi saya juga tidak membela dia,” kisah Branislav.